Browse Category

Pendidikan

5 Cara Melatih Bayi Berjalan

Menurut Heidi Murkoff, penulis buku seri “Perkembangan Anak” yang Diharapkan “, anak-anak dapat belajar berjalan paling cepat 7 bulan atau selambat 18 bulan. Banyak faktor – termasuk kepribadian, genetika, dan perkembangan otot – berkontribusi pada variasi dalam spektrum perkembangan normal ini. Orangtua dan pengasuh dapat membantu mendorong perkembangan motorik kasar anak, tetapi tidak ada orang dewasa yang dapat “mengajar” seorang anak untuk berjalan kecuali dia secara fisik, emosional dan kognitif siap untuk tugas itu.

Langkah 1

Hilangkan baby walker dari rumah Anda; tanyakan bahwa pengasuh anak Anda yang lain juga menghindari alat yang berbahaya ini. American Academy of Pediatrics (AAP) memperingatkan bahwa, meskipun kesalahpahaman umum, pejalan kaki bayi sebenarnya menunda kemampuan anak untuk berjalan beberapa minggu atau bulan. Baby walker juga menyebabkan ratusan cedera setiap tahun; AAP mendukung larangan nasional untuk semua pejalan kaki bayi dengan roda.

Langkah 2

Berikan anak Anda mainan dorong, seperti mesin pemotong rumput, keranjang belanja atau penyedot debu. Mainan ini memberikan bayi dengan struktur yang mendukung untuk menyeimbangkan, sementara juga mendorong perkembangan otot kaki dan koordinasi yang sehat.

Langkah 3

Jaga agar kaki anak Anda telanjang ketika ia di rumah, terutama ketika ia mencoba berjalan dengan mainan dorongnya. Sepatu boot dan sepatu kets mengganggu keseimbangan bayi. Jika Anda khawatir tentang suhu rumah Anda, sepasang kaus kaki dengan sol non-kulit dapat menjaga kaki bayi tetap hangat tanpa merusak koordinasi yang berkembang.

Langkah 4

Dorong anak Anda untuk berdiri atau berlayar ke mebel. Tempatkan mainan favorit anak Anda di sofa, ottoman atau meja pendek dan tantang dia untuk mengambilnya. Pahamilah bahwa jika seorang anak tidak mampu berdiri atau berlayar secara fisik, dorongan ini mungkin tidak akan berhasil. Jika dia tidak dapat mencapai objek secara mandiri, jangan takut untuk membantunya. Ingatkan dia bahwa dia memiliki persetujuan dan penerimaan Anda terlepas dari kemampuan fisiknya.

Langkah 5

Hubungi dokter anak Anda jika ia tidak mencoba berdiri selama 12 bulan atau tidak berkeliaran di furnitur selama 15 bulan. Heidi Murkoff menyatakan bahwa kebanyakan pejalan kaki yang terlambat tidak tertarik untuk berjalan; namun, penundaan yang signifikan mungkin memerlukan terapi fisik atau teknik intervensi lainnya. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang perkembangan anak Anda, diskusikan dengan dokter ahli anak atau ahli perkembangan anak yang berkualitas.

Tips Agar Anak Mau Beribadah dan Shalat

tips agar anak mau beribadah dan shalat

Menjadi umat bermacam, tentulah kita semuanya serta semua keluarga di Indonesia diharuskan melakukan beribadah sama dengan agama serta kepercayaannya semasing. Dalam suatu keluarga, melakukan beribadah sholat atau melaksanakan ibadah adalah satu bentuk pendidikan kepribadian serta agama yang harus dikerjakan oleh tiap-tiap keluarga, terpenting orangtua pada anak-anaknya. Begitupun dalam sholat serta melaksanakan ibadah, orangtua harus mendidik serta mengajari bagaimana supaya anak sholat serta melaksanakan ibadah dengan baik serta pas waktu. Serta pada artikel ini akan dibicarakan bagaimana supaya anak rajin sholat serta beribadah

Bagaimana Supaya Anak Rajin Sholat Serta Beribadah

Melatih anak dalam melakukan sholat serta beribadah memang susah-susah gampang, jika gampangnya tak perlu diterangkan karena bila anak telah ingin untuk dibawa sholat atau beridabah jadi mereka secara langsung memohon pada orang tuanya untuk turut sholat didalam rumah atau di masjid. Susahnya bila anak tidak ingin untuk dibawa sholat atau melaksanakan ibadah, pasti menjadi orangtua akan ada dalam dua pilihan, memaksanya atau biarkan. Apa yang Anda kerjakan? Bahasan anak dalam artikel ini umur 1 – 4 tahun, bila anak pada umur itu tidak ingin untuk dibawa sholat, biarlah saja akan tetapi jika dapat tunjukkan pada anak jika Anda tengah lakukan sholat. Bila anak terlatih lihat orang tuanya lakukan sholat atau melaksanakan ibadah jadi dengan sendirinya anak akan ikuti serta Alhmadulillah, pada umur 2. 3 tahun ini putri kamu jika dibawa sholat secara langsung ingin serta penuh semangat secara langsung masuk dalam musholla rumah. Hal seperti ini kami sampaikan semenjak umur sebelum 1 hingga sampai 1 tahun. Bagaimana dengan Anda? Insyaallah sangat baik dalam mendidik serta menuntun anak-anak dalam melakukan beribadah sholat

Memiliki anak-anak yang patuh dalam melaksanakan ibadah adalah satu kebanggaan buat kita menjadi orangtua, sholat merupakan beribadah yang begitu diharuskan dalam ajaran Islam, karena dengan sholat semua jadi lebih ringan, ringan dalam perbuatan serta aksi yang tetap sopan serta santun sehari-hari. Sholat merupakan tiang agama yang memperkokoh persaudaraan antar muslim di semua dunia serta dengan sholat semua perbuatan keji serta munkar bisa dicegah. Karena itu, mari sejak dari awal kita pupuk, kita sampaikan serta kita tunjukkan pada anak-anak kita jika melakukan beribadah sholat itu begitu ringan dikerjakan. Akan tetapi buat Anda orangtua yang ingin supaya anak-anak rajin sholat serta melaksanakan ibadah, tersebut saya beri beberapa panduan yang dapat jadikan rujukan :

Orang Tua Jadi Contoh Serta Keteladanan Dalam Sholat
Orangtua seperti cermin buat anak-anaknya, makin bagus cermin yang dimilikinya makin bagus bentuk serta rupa yang tampak oleh anak-anak tersebut dan orang yang lain. Akan tetapi makin buruk atau buram cermin yang dipakai oleh sang anak jadi anak akan tidak ringan lihat siapa dianya. Oleh karenanya bila tingkah laku orangtua baik jadi baik juga perilaku sang anak. Begitupun dalam beribadah, bila orangtua rajin dalam melakukan beribadah sholat jadi anak akan ringan mengikutinya. Ingat dari artikel-artikel yang tetap katakan, anak merupakan peniru yang hebat, bila anak mengikuti yang baik-baik dari orangtua jadi baik juga hasilnya

Saran Dalam Didikan Bukan Dengan Amarah
Apa yang Anda kerjakan saat anak lakukan kekeliruan kecil seperti salah menempatkan benda pada tempatnya? Memarahi atau membiarkan? Mungkin saja sejumlah besar akan membiarkan akan tetapi bagaimana jika anak dikasih saran yang baik dengan mengajari tingkah laku yang baik? Begitupun dalam melakukan sholat, lakukan anak untuk merampungkan serangkaian sholat hingga sampai usai termasuk juga dzikir serta doan serta janganlah lakukan secara langsung tinggalkan sholat tanpa dzikir serta doa. Dengan demikian anak tetap akan terlatih merampungkan sholatnya hingga sampai selesai

Melatih Pas Waktu Sholat
Saat waktu sholat akan tiba, cepatlah mempersiapkan diri bersama dengan anak-anak jangan sampai tunda waktu untuk sholat. Bila kita tunda waktu untuk selekasnya sholat jadi perasaan malas selekasnya mendekati apabila telah malas jadi untuk melakukan sholat akan tetap ditunda-tunda apabila sholat tetap dipending jadi maka kemungkinan besar bisa menjadi rutinitas buruk dalam melakukan beribadah sholat. Walau sebenarnya sholat merupakan beribadah harus yang begitu disarankan untuk selekasnya menunaikan pas waktu. Bila sholat dikerjakan pas waktu jadi anak akan rajin dalam beribadah

Kontrol Dalam Sholat
Sempat kah kita terasa malas dalam melaksanakan ibadah? Menjadi manusia umum pasti sempat rasakan malas dalam melaksanakan ibadah akan tetapi dalam soal ini perasaan malas mesti di hilangkan. Begitupun dengan anak-anak, saat kita malas delam melakukan beribadah janganlah sesekali tunjukkan hal itu di depan anak-anak. Berilah sikap serta teladan dalam beribadah dengan tidak tunjukkan sikap malas. Serta saat anak tidak semangat dalam beribadah mereka, coba untuk mengatur sikap mereka dengan bertanya permasalahan apa yang membuatnya tidak semangat apabila telah bisa, berilah motivasi dengan menasehati yang memperkuat permasalahan itu. Tentulah permasalahan di tempat ini merupakan tidak semangat dalam sholat

Hukuman Saat Anak Tidak Sholat
Bolehkah menghukum anak yang tidak ingin sholat? Bisa, bila anak telah masuk waktu baghlig serta memberi hukuman yang mendidik. Seperti apa hukuman yang mendidik itu? Hukuman yang terkait dengan apa yang dilanggar oleh sang anak. Contohnya saat sholat bersama dengan nyatanya sholat si anak tergesa-gesa atau lebih cepat dari yang imam jadi hukuman yang dikasihkan yaitu dengan membaca istighfar atau lupa dalam sholat karena sangat asik dengan permainannya jadi hukumannya dengan memberi larangan supaya tidak bermain sepanjang 3 hari. Dengan memberi hukuman ini diinginkan si anak masih rajin dalam beribadah. Bila hukuman tidak dapat membuat anak kapok, jadi jumlah hukumannya dapat ditingkatkan. Misalnya tidak mematuhi tidak sholat jadi tidak bisa main sepanjang 1 minggu. Yang terpenting dalam memberi hukuman yang sempat menyakiti diri sang anak

Material Baru 10 Kali Lebih Kuat dari Baja Temuan MIT

Sekelompok ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, sukses menciptakan sebuah material baru yang lebih kuat 10 kali dari baja. Meskipun lebih kuat, material ini jauh lebih ringan karena kepadatannya cuma lima persen dari kepadatan baja.

Material Baru 10 Kali Lebih Kuat dari Baja Temuan MIT

Material baru ini memanfaatkan serpihan grafena, yang pada dasarnya mempunyai wujud lembaran yang benar-benar tipis. Ia terbuat dari atom karbon, dibentuk dalam dua dimensi.

Dalam wujud 2D, grafena 200 kali lebih kuat dari baja, malahan ia adalah material tertipis di bumi (1 juta kali lebih tipis dari rambut manusia) dan paling konduktif di dunia.

Sejalannya waktu, pemakaian grafena berkembang dari hari ke hari. Semenjak lama para ilmuwan sudah mengetahui seberapa kuatnya material karbon, seandainya material hal yang demikian dibentuk dalam wujud yang pas.

Tapi ada sisi negatif dari mateial ini. Grafena susah dibangun menjadi obyek 3D karena umumnya diproduksi dalam lembaran tipis. Sebab sudah dientuk untuk membuat material 3D yang dapat digunakan di kendaraan, bangunan, atau gawai.

Alasan di atas menjadi pemicu utama kenapa para ilmuwan di MIT menciptakan karya terupdate ini. Tantangannya adalah untuk membawa dan konsisten menjaga tenaga grafena dari wujud 2D menjadi 3D.

Para ilmuwan menggunakan teladan plastik 3D untuk menguji tipe struktur apa yang menjadi desain terkuat ketika berada di bawah tekanan. Konfigurasi baru diwujudkan di lab menggunakan mesin cetak 3D beresolusi tinggi yang cakap menjalankan pencetakan dengan berbagai tipe material.

Kemudian mereka menguji secara mekanis untuk mengetahui elastisitas dan tenaga tahan atas tekanan.

Para ilmuwan mengkompresi serpihan-serpihan kecil grafena agar dapat tercipta wujud geometri yang diharapkan. Berdasarkan sejumlah uji coba yang dikerjakan, wujud spons layaknya batu karang (diatom) menjadi desain yang paling kuat. Format berpori seperti ini mempunyai luas permukaan yang lebih besar dalam proporsi volumenya.

Kemudian para ilmuwan menyimpulkan bahwa tenaga datang dari wujud geometri itu sendiri, bukan mutlak karena material yang digunakan.

Ini dapat diganti dengan bahan apa malahan, Geometri adalah faktor dominan. Inovasi ini mempunyai potensi untuk pemakaian material lain.

Disarankan bahwa pemakaian geometri yang sama juga dapat dikerjakan untuk logam atau polimer lain. Dengan mengusungnya karenanya dapat menciptakan profit yang sama dalam hal tenaga.

Sebagai teladan, sebuah jembatan beton mungkin diwujudkan menggunakan wujud berpori, sehingga lebih kuat, dan lebih ringan.

Ilmuwan lain dari MIT bernama Zhao Qin mengatakan bahwa sebelumnya sudah ada usulan-usulan mengenai berbagai cara menggabungkan grafena bersama-sama untuk membentuk struktur 3D. Susunan blok tak terhubung secara kovalen. Format hal yang demikian masih terbilang relatif lemah.

Tapi lebih lanjut Qin mengatakan desain ini tak dimaksudkan untuk menggantikan baja karena logam mempunyai sifat yang unik. Sebagian kekurangan dari penemuan kreatif material baru ini adalah sifat erosi dari waktu ke waktu, serta keperluan karbon dalam jumlah besar untuk memproduksinya, menjadikannya sebagai bobot lingkungan.

Hasil para ilmuwan ini sudah diterbitkan minggu lalu dalam jurnal Science Advance.