Desain Interior

Desain Interior Shabby Chic, Jadi Bagian dari Gaya Hidup Modern

Istilah Shabby Chic dijumpai juga di dunia fashion, yakni menghadirkan kesan jaman old dan baru ke dalam salah satu konsep yang harmonis. Ada juga pecinta desain yang menyebut, shabby chic merupakan gaya hidup bohemian, di mana para desainer shabby chic menambahkan item tertentu untuk menambahkan keindahan.

Item-item yang sering muncul dalam konsep shabby chic antara lain item vintage, barang daur ulang, warna-warna pastel, window dressings, dan floor coverings. Tidak ada rambu-rambu yang jelas dalam menerapkan konsep shabby chic di dalam desain interior atau pun fashion desain.

Secara khusus mari kita bahasa shabby chic dalam desain interior sebuah arsitektur rumah. Seluruh elemen bisa menjadi dekorasi bekronsep shabby chic, penggabungan berbagai macam elemen tersebut bergantung pada kreatifitas desainer guna menciptakan kenikmatan visual tersendiri. Berbagai macam kolaborasi elemen bisa dikoordinasikan oleh seorang desainer pakar shabby chic dalam satu ruang.

Anda bisa melihat kolaborasi warna, furniture bergaya vintage dan modern, material modern dan classic bisa bercampur jadi satu. Bahkan unsur kontemporer pun bisa dikomposisikan menjadi satu dalam satu ruangan.

Desain Interior

Konsep ini bertujuan untuk menciptakan kesan dinamis, membuat ruang kerja atau ruang keluarga menjadi lebih akrab untuk orang-orang yang tinggal di dalamnya. Konsep ini muncul dilatarbelakangi oleh bangunan-bangunan tua yang ada di pedesaan era tahun 1980an di Britania raya. Pemakaian item jadul, vintage dan warna-warna yang nampak memudar memiliki kesamaan dengan desain American Shaker dan French Chateau.

Pada umumnya, kini desain Shaby Chic berfokus pada ide green living atau sesuai dengan isu yang sedang berkembang saat ini. pemilik atau desainer bereksplorasi dengan berbagai macam material atau furniture yang nampak tidak biasa bagi orang biasa.

Bahkan, bisa saja seorang desainer interior Shabby Chic akan mencari materialnya sampai ke garage sales, toko barang antik, sampai ke pasar murah untuk mendapatkan barang-barnag vintage yang unik dan tidak mudah diciptakan kembali oleh pasaran. Barang-barang unik dan antik tersebut kemudian dikombinasikan menjadi sebuah hiasan rumah yang mampu menghadirkan kesan lawas, kuno, tapi memiliki kesan modern.

Desain tergantung dari pemesan, tentu saja semua bisa dikoordinasikan menjadi seperti yang diinginkan, misalnya menambah kesan manis, rileks, atau pun petualangan di dalam sebuah rumah. Semuanya bergantung pada fitur dan elemen dasar yang dibangun seorang desainer interior shabby chic di dalam sebuah rumah.

 


Leave a Reply